20 Januari 2012 | By: Arry Rahmawan

Kesalahan-Kesalahan Fatal yang Sering Dilakukan Ketika Belajar

Saat sedang berusaha untuk belajar mandiri (khususnya di rumah), bisa jadi itu merupakan cara yang efektif untuk kita belajar tetapi bisa juga tidak! Ya, ada beberapa kesalahan kecil, umum, dan fatal yang biasanya dilakukan oleh siswa dan juga mahasiswa saat belajar di rumah atau di kamar. Artikel kali akan membahas mengenai berbagai macam kesalahan yang umum terjadi saat seseorang mencoba untuk 'belajar mandiri' di manapun dia berada. Harapan Kak Arry sih kamu bisa kenal dengan penyebab-penyebab kesalahan ini kemudian mengatasinya dengan baik.

Yuk, kita baca artikel selengkapnya! :)


Belajar di Tempat Tidur
Ini dia nih perbuatan yang masih banyak dilakukan pelajar di dunia. Ya, tidak hanya kamu aja kok, tetapi ternyata banyak sekali pelajar-pelajar di dunia sekalipun yang belajar di tempat tidur. Ada yang belajarnya sambil duduk, ada yang sambil tiduran, bahkan ada juga yang sambil tengkurap di tempat tidur. Tunggu aja waktu sekitar 20-30 menit maka kemudian kamu sudah tergeletak tidak berdaya di tempat tidur (maksudnya: ketiduran), hehe...

Terkoneksi ke Internet
Ada tugas mengerjakan laporan yang harus dikumpulin besok, atau besok ada ulangan umum! Buku mulai dibuka-buka, laptopmu kemudian dinyalakan, dan koneksi internet aktif! Walaupun sudah berniat seperti apapun, dengan koneksi internet yang aktif sepertinya enak nih kalau buka Facebook atau Twitter sebentar untuk update status atau cuap-cuap di Twitter. Walaupun cuma sekedar, "aduh, gue belum belajar matermatika buat besok, cyiiiin....". Ya makanya belajar! Putus internetnya, kecuali jika kamu benar-benar membutuhkan. Ada artikel Kak Arry lainnya yang bisa kamu baca untuk membantu kamu membuat 'pelindung', silakan baca Menghabisi Monster Penunda Pekerjaan


BlackBerry Addict
Revolusi teknologi memang dahsyat! 3 tahun yang lalu rasanya cukup hanya sekedar memiliki handphone yang bisa SMS dan telepon. Tetapi sekarang kebutuhan itu makin kompleks aja. Cek email, facebook, twitter, kamera, video, what's app, foursquare, Y!M, bahkan BBM! wah, semuanya bisa didapat pada satu smartphone: Blackberry. Tidak dipungkiri bahwa BB ini sangat membantu manusia terhubung satu sama lain dan sangat mempermudah komunikasi. Tetapi karena fiturnya yang lengkap pula BB ini 'dikit-dikit bunyi'. Baru aja bales SMS, eh ada chat BBM. Baru selesai BBM, eh ada yang chat what's app. Kesulitan soal dikit, bisa update status FB dan Twitter. Jadi, bisa saya simpulkan, BB ini selain makhluk yang sangat bermanfaat juga sangat BERBAHAYA (tapi saya sendiri pake BB sih, karena manfaatnya besar). Apa yang saya lakukan jika memang ingin belajar atau konsentrasi adalah memutus internetnya. Caranya adalah dengan masuk ke options > mobile network options > data services > off. Sebelumnya ya biar tidak menyinggung saya pasang di status BBM saya bahwa saya sedang belajar. Kalau mau SMS aja. Dengan begini, seluruh saluran internetmu mati, dan kamu hanya membalas pesan penting berupa telepon dan SMS yang biasanya 'lebih jarang' untuk mengganggu kamu.


Belajar apa Kongkow?
Dalam artikel saya yang berjudul Bagaimana Belajar Lebih Cerdas, Bukan Hanya Belajar Lebih Keras, dijelaskan bahwa agar kita bisa lebih aktif dalam belajar dan memahami materi pelajaran maka kita harus membentuk kelompok belajar. Tapi ini serius: bentuklah kelompok belajar hanya sekitar 3-5 orang saja dan selektiflah (pilih-pilih) dalam mencari partner belajar bersama. Ya! Harus pintar-pintar memilih, kalau tidak maka seperti nasib beberapa teman saya yang ketika janjian untuk belajar bersama tetapi malah jadi ngegosip, nonton DVD film bareng, dan belajarnya hanya sedikit sekali. Hati-hati ya, bro and sis, hehe..

Perhatikan Makanan
Jika kamu makan sebelum kamu belajar, maka perhatikan makananannya. Kalau setelah makan kamu masih harus belajar, maka makanlah bahan makanan berkarbohidrat dan gula (seperti nasi) secukupnya, kemudian perbanyak makan berprotein (seperti telur atau daging). Jangan kebanyakan makan, jangan berlebihan, apalagi yang mengandung karbohidrat karena itu sangat membantu untuk mengantarmu tidur. Jadi, pintar-pintarlah dalam memilih makanan dan juga perhatikan banyaknya.

Jika Orang Luar Sering Masuk Kamar
Baru mau belajar, tiba-tiba adikmu masuk mengingatkan untuk makan malam. Selesai makan malam, baru mau belajar lagi tiba-tiba giliran ayahmu yang masuk karena ada telepon. Baru mau belajar lagi tiba-tiba ibumu masuk dan memintamu untuk ini dan itu. Membantu orang tua itu baik banget lho. Tetapi tidak ada salahnya memberikan pengertian kepada keluarga kita bahwa kita sedang belajar dan tidak bisa diganggu untuk dua jam saja. Pasanglah tanda di depan pintu bahwa kamu sedang belajar, buatlah tanda 'lagi belajar', atau 'jangan diganggu'. InsyaAllah keluargamu mengerti kok, dan tugas-tugas bisa dialihkan ke adikmu kan, hehe.. Tetapi, jika memang hanya kamu yang bisa membantu ibu atau ayahmu, maka kamu WAJIB membantunya tanpa argumen apapun. Ridho orang tua itu adalah salah satu yang saya yakini menjadi pilar kesuksesan di masa yang akan datang. Jadilah pelajar yang tidak hanya cerdas, tetapi juga mulia. Oke? Hehe..

Itulah beberapa kesalahan mendasar yang sering saya dan teman saya lakukan dulu. Dengan kita berhasil mengidentifikasinya seperti ini, semoga kita bisa belajar dengan lebih baik lagi. Mudah-mudahan bermanfaat dan sampai bertemu di artikel berikutnya!

Salam Hebat, Semangat! Salam Sukses, Mulia, dan Bahagia!


'Kak Arry' Rahmawan, adalah presiden direktur Penerbit Andalusia Media Cendekia, wakil ketua Center for Entrepreneurship Development and Studies Universitas Indonesia, sekaligus praktisi pengembangan SDM. Telah mengantongi ribuan jam terbang sebagai pembicara dan saat ini menjadi trainer plus motivator untuk pelajar dan mahasiswa di PT. Sinergi Fitrah 2201. Pendiri de' Rahmawan Group dan Rahmawan Foundation yang bergerak dalam pengembangan pendidikan generasi muda ini dapat dihubungi melalui email ke arry.rahmawan@gmail.com atau follow twitternya di @arry2201   




Dipersilahkan untuk menyebarkan tulisan ini dalam bentuk apa pun, asalkan tetap menjaga kode etik dengan mencantumkan Arry Rahmawan sebagai penulisnya dan Blog Kak Arry sebagai sumbernya